Why I Blog & How You Can Start Blogging Too

Why I Blog & How You Can Start Blogging Too

Sepanjang hidup ini, saya sudah mencoba atau menekuni berbagai macam hobi: berenang, menggambar, mendesain, membaca, sampai menonton. Tapi hingga kini nggak ada yang memberikan kepuasan dan pengaruh besar dalam hidup saya selain blogging.

It’s been years since By Ruthie was born. Blog ini sebenarnya sudah ada sejak 2009, dibuat sebagai sebuah jurnal pribadi online bernama My Story So Far. Mengingat waktu itu saya masih SMA, blog ini hanya berisi curhatan kosong dan obrolan lebay di tahun-tahun pertamanya. Lalu, di masa kuliah, My Story So Far jadi tempat untuk menampilkan berbagai esai bekas penugasan kuliah saya. Soalnya banyaknya tugas bikin blog itu terlantar. Biasanya yang saya bagikan adalah hasil kajian atau opini soal karya sastra dan budaya populer yang saya pelajari, seperti puisi, buku, lagu, film, isu sosial, dan lainnya. Pokoknya yang masih bisa dibaca khalayak umum.

XFSD2193[1].jpg

From Sharing Personal Stories, To Academic Writings…

Saya terus membagikan tulisan-tulisan bekas penugasan saya di blog sampai semester akhir kuliah. Suatu hari, seorang teman seangkatan yang sedang mengulang kelas menghampiri saya, and sincerely thanked me. Katanya, tulisan di blog saya sudah membantunya untuk memahami tugas yang diberikan dosen kelas di mana ia mengulang. Turns out, he found my writing on a novel by Peter Robb, ‘M Caravagio’, and unintentionally used that as a reference. Jujur, saya waktu itu memang jarang ngecek blog (kecuali untuk mengunggah tulisan tugas) dan bahkan nggak berpikir bahwa tulisan-tulisan itu akan bermanfaat. So the thanks from my friend really took me by surprise. Pikir saya, “Oh, blog gue dibaca dan bisa berguna buat orang lain juga, ya?”.

Anyways, pujian dari teman saya itu kemudian membuat saya penasaran dan tergerak untuk ngecek My Story So Far. I ended up finding lots of very kind comments on my post where I talked about a poem by Oodgeroo Noonuccal, ‘Time is Running Out’! Lagi-lagi tulisan itu memang bekas penugasan, kali ini untuk kelas Pengantar Kajian Kesusasteraan di tahun pertama perkuliahan. Di antara komentar-komentar itu, ada yang bilang tulisan saya sangat membantu untuk memahami puisi tersebut, ada juga yang merasa tulisan itu bermanfaat untuk memberikan pandangan yang berbeda. It’s really mind-blowing to know that my writing had been useful to others. Hal itu lalu membuat saya berniat untuk serius ngeblog.

…and My Favorite Things.

Setelah memutuskan untuk resign dari pekerjaan, saya hingga kini masih mencoba untuk serius ngeblog di personal journal yang sekarang bernama By Ruthie ini. Berbagai tantangan saya hadapi, satu di antaranya adalah konsisten untuk terus menulis. Ini sebenarnya yang paling sulit, sebab ada saja yang menjadi batu sandungan—mood dan ide, misalnya. Butuh ide yang terus mengalir untuk bisa terus menulis. Saya kemudian terinspirasi oleh seorang blogger asing yang sepertinya tak habis bahasan untuk blognya. Caranya simpel saja: ia mendekatkan diri dengan pembaca by talking about her favorite things. Bisa buku, makeup, podcast… apapun. Ini yang kemudian saya ikuti, and turns out it’s really helping with my struggle in blogging! Dari berbagi hal-hal favorit, saya belajar bahwa itu adalah cara termudah untuk memberikan rekomendasi atau ide bagi banyak orang.

So basically, blogging has been a thing for me to express feelings and thoughts. It started off as a space to ramble about life and things that I love, as it becomes the reason of why I blog. Saya bersyukur banget sejauh ini By Ruthie sudah bermanfaat bagi orang lain—atau setidaknya terhibur saat membacanya. Semangat untuk berbagi cerita, ide, opini, dan hal-hal yang saya sukai hingga kini menjadi motivasi saya agar terus ngeblog. And you—yes, you—can start doing it too! Saya sangat merekomendasi siapapun untuk berbagi cerita, manfaat, dan inspirasi lewat blogging.

pexels-photo-296115.jpeg

How to Start Blogging

Cari platform yang sesuai dengan kebutuhan. Kalau punya budget banyak, saran saya lebih baik langsung memikirkan kesempatan jangka panjangnya dan pilih platform yang bisa memakai domain sendiri. Penting untuk punya domain sendiri jika nantinya ingin membangun self-branding. Selain itu, pilih platform yang punya banyak fitur dan fleksibel untuk dipersonalisasi. Jika belum mau gambling dan masih ingin ‘celup-celup kaki’ di dunia blogging, free blogging platforms like Blogger.com or Wordpress.com should be fine.

Cari tahu apa yang mau ditulis. Atau kerennya, find your own niche. Menulis berdasarkan apa yang menjadi kesukaan pribadi adalah sebuah permulaan yang baik. Jika suka makeup, traveling, atau buku, menulislah soal itu. Tentunya kalau menulis hal-hal yang disukai tidak perlu pikir panjang, kan? Tulisanmu juga akan sangat fleksibel karena bisa menarik pembaca yang memang menyukai hal yang sama atau yang awam tapi penasaran soal itu. Selain itu, tulisan mengenai pengalaman pribadi juga bisa memberikan manfaat besar dan pastinya tidak sulit untuk ditulis.

Cari motivasi dan tujuan untuk menulis. Always reflect your writings to yourself: why am I writing this and why do I have to write this? Semisal, saya mau menulis soal one-day itinerary jika pelesiran ke Tokyo. Mengapa saya menulis soal itu? Karena saya ingin berbagi pengalaman perjalanan singkat saya ke Tokyo. Mengapa saya harus menulisnya? Karena saya ingin pembaca tahu bahwa mengelilingi Tokyo selama sehari itu memungkinkan, dengan menyusun itinerary seperti yang saya sarankan. Mencari motivasi dan tujuan untuk setiap tulisan itu penting agar tulisan bisa selalu memberikan manfaat.

Cari komunitas yang dapat membangun blog. Ini penting banget untuk yang baru merintis di dunia blogging. Female bloggers should try Blogger Perempuan or Indonesian Female Bloggers. Kalau punya blog ber-niche travel, bisa coba gabung di ID Corners. Bisa juga membangun blog dengan membangun komunitas di blogmu. Caranya, dengan membuat tulisan-tulisan yang relate-able dan rajin berinteraksi dengan pembaca. Selamat menulis!


Main image credit: Lukas from Pexels

Sign-up to my bi-weekly newsletter (coming soon!) here, or follow me via Bloglovin here.