The Importance of Joining Blogging Communities

The Importance of Joining Blogging Communities

Untuk apa ikut komunitas blogging? Emang ada pengaruhnya?

Di tahun-tahun pertama ngeblog, saya yang niatnya cuma curhat di dunia maya juga nggak terpikir sama sekali untuk gabung komunitas blogging. Maklum, namanya anak sekolahan yang masih malu-malu dan belum ngerti yang namanya berkomunitas. Setelah sempat vakum curhat di blog—tapi terus ‘pamer’ tulisan bekas penugasan kuliah—barulah saya berpikir untuk serius ngeblog.

Kesulitan pertama yang saya hadapi untuk serius ngeblog adalah konsisten menulis. Gosh, commitment is HARD! Motivasi untuk menulis sebenarnya tetap ada, tapi terkadang ambisi untuk menulis sulit banget untuk dipertahankan. I was struggling up until I found a blog yang memamerkan beberapa blogging community badge di situsnya. Di situlah awal saya tahu soal keberadaan komunitas blogging. Karena kerap menemukan badge-nya di beberapa blog lokal, saya kemudian melirik Blogger Perempuanthe first blogging community I’ve ever discovered and joined.

Saya melihat bagaimana komunitas ini tidak hanya mengumpulkan para blogger, tapi juga mendorong agar mereka terus bertumbuh sebagai blogger. Setelah bergabung dengan komunitas blogging pertama saya itu, I found that being surrounded by people who have the same interests and intentions is very motivating in many ways. Rasanya seperti memiliki support system yang besar dan membangun. Ini yang kemudian membuat ambisi saya untuk menulis dan blogging terus menyala.

importance of blogging communities, by ruthie (2).jpeg

Why You Need to Join Blogging Communities

Menemukan orang-orang dengan passion atau ketertarikan yang sama. Pastinya senang kalau bisa ketemu dengan orang-orang yang suka dan melakukan hal serupa dengan kita—rasanya seperti bertemu teman ngobrol yang seru dan klik sama kita.

Mendapat teman belajar dan bertumbuh. Karena punya ketertarikan yang sama, kita jadi bisa saling belajar dari kelebihan dan kelemahan masing-masing. Komunitas blogging dapat menjadi tempat untuk berbagi pengalaman dan mendapatkan solusi jika ada kesulitan terkait blogging.

Menemukan ‘keluarga’ yang suportif. Komunitas blogging biasanya sangat suportif dan menyambut siapapun yang mau belajar dan berkembang. Saya belum pernah menemukan energi negatif dalam berinteraksi. Pasti selalu full of love and support.

Menjadi ‘pembaca pertama’. If you ever wonder like “tulisanku udah cukup bagus belum, ya?”, put it out to them, and see whether they like it or not. Teman-teman di komunitas bisa banget dijadikan pembaca pertama jika ingin melihat bagaimana nantinya respons khalayak umum terhadap tulisanmu.

Mendongkrak traffic. Biasanya komunitas blogging memberikan wadah untuk saling berbagi tulisan dan blogwalking. Tentunya itu dapat mendorong jumlah viewers. Belum lagi sedikit banyak bisa menambah backlink untuk blog kita. Lumayan untuk SEO.

Memperluas koneksi dan kesempatan. Selain jadi wadah berkumpul para blogger, komunitas blogging juga dipercaya pengguna jasa yang ingin promosi produk atau jasa. Cocok buat yang mau blognya menjadi ladang penghasilan.

Memperoleh special benefit. Entah itu workshop blogging gratis, promo spesial untuk kebutuhan blogging, diundang ke event keren… banyak, deh!

Image credit: Christina Morillo

Where to Start

Actually, there are a handful of blogging communities out there for you to join (and by all means please Google them). Kalau saya, komunitas pertama yang saya ikuti adalah Blogger Perempuan. Meskipun bukan anggota yang aktif amat, saya beberapa kali ikut kegiatannya, seperti workshop, blog competition, dan blog challenge ini. Saya juga nggak pernah mau ketinggalan update kegiatannya karena banyak hal ditawarkan untuk menumbuhkan semangat agar terus blogging. Blogger Perempuan memang sangat mendorong anggotanya untuk terus berkembang. Anggota-anggotanya juga nggak pelit ilmu dan mendukung satu sama lain banget—without being competitive! Jujur, I feel like I owe the group so much for making me into the blogger I am today.

Selain itu, blog ini juga terdaftar sebagai anggota Indonesian Female Blogger. Saya pun join grup FB-nya dan mendapat banyak pembaca dari sana. Sayangnya, komunitas ini tidak begitu banyak menawarkan kegiatan terkait blogging—atau sebenarnya ada tapi saya yang kurang update, ya? Anyways, saya juga ikut komunitas asing bernama Blogger Babes dan sampai sekarang nggak begitu paham mengapa memilih untuk ikut itu. Saya pun bergabung dan sering mengikuti update dari Warung Blogger dan BloggerCrony. Pokoknya, if you’re a blogger, berusahalah untuk engage dengan komunitas-komunitas yang cocok denganmu dan blogmu, supaya bisa terus berkembang.

 Me and a few of talented bloggers from Blogger Perempuan posed after a workshop on SEO blogging. Can you spot me? (Credit: BP Network)

Me and a few of talented bloggers from Blogger Perempuan posed after a workshop on SEO blogging. Can you spot me? (Credit: BP Network)

Main image credit: mentatdgt from Pexels

Sign-up to my bi-weekly newsletter (coming soon!) here, or follow me via Bloglovin here.