Why It's OK My New Year Goals Didn't Work Out

Why It's OK My New Year Goals Didn't Work Out

Nggak apa-apa. Semua akan indah pada waktu-Nya.

Ada nggak yang sampai mendekati penghujung tahun ini rencana, target, atau resolusi 2018-nya belum juga kesampaian atau terwujud? Well, saya juga (*sambil angkat tangan sendiri*). Meski ada beberapa yang (puji Tuhan) kesampaian, mostly rencana-rencana besar saya sesungguhnya masih jauh dari harapan. Menjelang akhir tahun ini, I took some time to look back at my new year plans, goals, and resolutions that didn’t work out this year… and felt grateful.

Meski sempat merasa drop karena nggak berhasil memenuhi target dan resolusi yang saya rencanakan, entah mengapa di saat yang bersamaan saya juga merasa sangat bersyukur. Satu hal yang membuat saya bersyukur: kalau nggak begini, hidup saya akan berbeda lagi jadinya. Sebab ada banyak hal positif yang didapat dari kehidupan saya sekarang and I wouldn’t change it for the world! Siapa tahu kalau saya mendapatkan semua yang diinginkan, hasilnya akan beda. Anyways, inilah hal-hal positif yang membuat saya bersyukur new year goals saya tak berhasil dicapai…

BHBO6189[1].JPG

Find my feet in my previous job. Sesungguhnya bekerja sebagai seorang jurnalis itu sempat menjadi struggle besar buat saya. Dari kepribadian saya yang kurang sesuai dengan requirements-nya, sampai tipe pekerjaannya yang nggak cocok dengan saya. Tapi saya berakhir dapat bertahan menjalaninya selama tiga tahun simply karena jiwa petualang dan penasaran saya (Sagittarius banget, sih!) yang selalu up for a challenge. Selain itu, saya memang suka sekali menulis dan sejak kuliah kepingin punya pekerjaan yang berhubungan dengan menulis—apalagi di perusahaan media impian saya. Makanya tahun lalu saya berpikir bahwa this job is actually such a keeper.

Tapi berbagai masalah, tekanan, dan kekecewaan membuat saya mengakhiri masa kerja di awal-awal tahun ini. Untuk finalisasi keputusannya juga bagi saya nggak mudah—alasannya, ya, yang sudah disebutkan sebelumnya. But it went up to a point where I think that I don’t really deserve all those problems. Penyesalan memang tetap ada, tapi sesungguhnya banyak hal positif yang saya dapat dari resigning and failing at working on my job. Sejak freelancing dan menghabiskan lebih banyak waktu di rumah, saya sekarang jadi bisa serius ngeblog, punya banyak waktu untuk aktif di komunitas gereja, dan hidup lebih mindful.

Fulfill my wish list. As what I’ve told you before, kalau ngomongin soal wish list, mine is endless. Di tahun ini, tentunya saya ingin menambah koleksi buku, tanaman, home fragrance, pakaian, skincare, makeup, dan lainnya yang menjadi hal-hal kesukaan saya. Tidak hanya itu, saya juga punya travel bucket list dan daftar tempat-tempat yang ingin dikunjungi bersama teman-teman dekat. Pokoknya kepingin bisa traveling lebih banyak dari tahun sebelumnya. Belum lagi wish list yang berhubungan dengan hal-hal baru yang ingin saya coba tahun ini: journaling, home organizing, house planting, weight gaining—yang artinya saya ingin punya jurnal baru, organizer atau storage baru, tanaman baru, dan nyoba katering diet khusus. Ibarat nggak ada habisnya excuse untuk menghabiskan uang tahun ini.

But I’m glad saya nggak kesampaian untuk memenuhi list itu, mengingat saya juga di tahun ini resign dari pekerjaan (yang otomatis menghentikan sementara aliran dana bulanan ke rekening saya). Gara-gara itu, saya jadi meminimalkan pengeluaran dan menghentikan kebiasaan impulsive buying saya yang buruk. Saya juga jadi belajar untuk spend less dan live mindfully, supaya bisa save money untuk hal-hal yang lebih berarti atau mewujudkan life goals yang lebih besar lagi.

LLHV1103[1].JPG

Start an online media. Sejak berencana ingin serius ngeblog, keinginan ini udah muncul di kepala. Saya terinspirasi dari banyak media daring yang bermula sebagai sebuah blog yang ditulis secara kolektif. Founder-nya pun kebanyakan adalah blogger-blogger yang namanya sudah tidak asing. So I thought, why can’t I do that too? Saya sudah sampai tahap mengajak teman-teman dekat yang memang adalah penulis untuk ikut berkontribusi dalam proyek ini.

Tapi gara-gara terhambat dana, proyek ini sementara masih terbengkalai. Sebaliknya, blog ini malah mengukir beberapa pencapaian besar lantaran saya lagi sangat bergairah untuk menulis. Jadi saya sangat bersyukur untuk sekarang ini proyek tersebut belum benar-benar terwujud, sebab saya jadi bisa serius untuk blog ini. Setelah dipikir-pikir, lebih baik saya belajar banyak dari blog ini dulu agar nantinya bisa lebih matang dalam membangun situs yang baru.

Move out. Kayaknya berlebihan banget , ya? Not that I hate living with my parents, but sometimes the over-controlled life drives me crazy. And I need a space to figure myself and my life out. Untuk ini, saya sudah sempat sampai cari living space yang affordable di internet. Tapi karena memutuskan untuk resign, tentu rencana ini jadi nggak  diteruskan. I believe it’s God’s way in telling me to do more preparation for this. Jadi bisa lebih mematangkan diri untuk bisa hidup mandiri—baik matang di aspek keuangan maupun kehidupan secara keseluruhan. Moving out memang hal besar yang harus dipersiapkan dengan baik karena menyangkut milestone kehidupan dan masa depan.

Settle down. Ini sebenarnya alasan besar di balik rencana saya untuk move out. Saya ingin going steady with my own life—hidup mandiri secara sepenuhnya. Sewaktu merencanakan ini, saya memang tengah bergairah dengan pekerjaan. Rasanya ingin cepat-cepat settle down dengan semua hal yang sedang saya jalani dan living a calmer life saja. Namun ternyata kenyataan belum mengizinkan. Seperti yang saya katakan sebelumnya, mungkin Tuhan masih ingin saya banyak belajar lagi untuk meraih itu. Semoga saya bisa melatih diri untuk lebih dewasa dalam menghadapi tantangan hidup, agar nantinya kuat untuk hidup mandiri. Semoga juga saya bisa value the most important things in life.

IAZF3232[1].JPG

Do you have any new year goals that didn’t work out this year?

Sign-up to my bi-weekly newsletter (coming soon!) here, or follow me via Bloglovin here. Get your free 2019 printable calendar here!