New Things I Want to Try Out in 2019

New Things I Want to Try Out in 2019

Tak terasa 2019 sudah dalam beberapa minggu lagi. Meminjam lagunya Taylor Swift, "Are you ready for it?"

Ketika membuat tulisan yang berisi semacam resolusi untuk tahun depan ini, saya jadi melihat kembali apa yang sudah terjadi di 2018. There are so much things happened in this year and I have to say, 2018 is the year where I hit the lowest point of my life. Tapi saya sangat bersyukur that I actually survived dan selagi masih ada beberapa minggu lagi untuk memulai lembaran baru di tahun yang baru, saya ingin mempersiapkan diri lebih baik untuk itu. Start with the things I want to do next year!

Seperti tahun sebelumnya, saya juga ingin bisa kesampaian untuk melakukan hal-hal baru di tahun 2019 nanti. I don’t how but somehow it really happened this year. Saya resigned dari pekerjaan yang justru sedang cukup nyaman saya jalani, lead a group trip ke luar negeri, bergabung dengan komunitas gereja, and other things. Semuanya totally out of my comfort zone tapi entah bagaimana bisa saya jalani dan lewati begitu saja. And I feel very grateful. Sekarang, saya sudah punya list baru…

SQQS3043[1].JPG
2019.jpg

New Things I’d Like to Try Next Year

Learn new skills. Sebenarnya ini sudah kepingin saya lakukan dari tahun ini. Tapi karena ada banyak hal yang mengalihkan pikiran saya, hingga penghujung tahun hal ini belum juga terwujud. Seperti yang saya sudah sebutkan, saya ingin sekali mempelajari lebih dalam soal digital marketing. Saya sudah melirik beberapa kelas workshop yang menawarkan ilmu di bidang-bidang tersebut and I plan to really try them next year.

Start a blogging journal. Baru sadar kalau saya sesungguhnya membutuhkan ini setelah baca tulisan ini. Selama ini saya mengatur dan merencanakan konten-konten blog hanya menggunakan fitur draft yang disediakan platform blog yang saya gunakan. Sehabis melihat tulisannya Mbak Ewa, saya merasa blogging journal ini memang lebih memudahkan perencanaan konten. Soalnya terkadang jika sedang banyak ide untuk menulis, saya malah jadi overwhelmed dengan perencanaannya.

Be a tourist in my own city. Sebagai seseorang yang born and raised in Jakarta, saya merasa payah karena kurang mengenal kota yang sempat menjadi rumah saya ini (sekarang di Tangerang Selatan, tapi masih dekat Jakarta lah, ya). Saya selama ini anaknya nge-mall melulu, sih. Tahun depan rencananya saya ingin mencoba beberapa walking tour yang affordable untuk keliling Jakarta dan mengenal kota itu lebih baik lagi.

Spend less. Dari semua yang saya sebutkan di sini, resolusi inilah yang menurut saya tersulit. It’s because I’m an impulsive buyer and also a hoarder. Tapi karena kepingin mengubah gaya hidup menjadi minimal & mindful living, saya tentunya harus menanamkan pemikiran untuk spend less. Sebenarnya hal ini bukan yang sepenuhnya baru karena sudah mulai saya coba akhir-akhir ini, and so far so good. Semoga bisa terus bertahan!

Be more grateful. Meski basically easy-going, saya sesungguhnya juga cenderung mudah terbawa stres dan tekanan yang kemudian menimbulkan depresi dan anxiety. Jika dua hal ini menjadi parah, tak jarang bisa berujung pada dangerous things you don't even wanna know. Jadi di tahun yang baru nanti, saya ingin mengalihkan segala pikiran negatif dengan pemikiran positif. Dengan hati yang lebih bersyukur, tentunya hal-hal negatif jadi lebih dirasakan sebagai sesuatu yang positif.

PFTJ5922[1].JPG

Are there any new things you want to try out next year?

Sign-up to my bi-weekly newsletter (coming soon!) here, or follow me via Bloglovin here. Get your free 2019 printable calendar here!