My Bladder Problem Story: How Uri-cran Helps Me

 My Bladder Problem Story: How Uri-cran Helps Me

...and prevents me from all the risky factors behind that.

MNQX8542[1].JPG

Baru beberapa minggu lalu, saya berhari-hari dibuat sangat nggak nyaman sama anyang-anyangan. Rasanya ingin buang air kecil terus. Belum lama ninggalin toilet, sudah kepingin buang air kecil lagi. Kalau nggak diturutin untuk balik ke toilet, jadi terasa kayak mau ngompol. Kalau diturutin, yang keluar hanya sedikit dan rasa kebelet itu tak kunjung reda. Yang paling menyebalkan adalah kalau anyang-anyangan ini terjadi di malam hari, apalagi saat sudah mau terlelap. Paling malas untuk harus bersentuhan dengan air dingin, di saat sudah nyaman sama hangatnya ranjang dan selimut!

Masalah ini sebenarnya udah yang kesekian kali terjadi sama saya. Belakangan setelah cek Google dan beberapa sumber lainnya, saya baru mengetahui fakta-fakta di balik anyang-anyangan dan penyebab sakit saat buang air kecil. Ternyata ada risiko berbahaya yang membayanginya, lho. Sayangnya, masih belum banyak orang yang tahu soal ini, termasuk saya! Apalagi perempuan, yang katanya justru sangat rentan terhadap risiko tersebut. 

XMAR8147[1].JPG

A Symptom to Infection... or Cancer?

Menurut VeryWell.com, anyang-anyangan atau rasa ingin buang air kecil secara terus-menerus dapat menjadi sebuah gejala bagi bermacam kondisi kesehatan. Agar kondisi kesehatan dapat dipastikan saat mengalami anyang-anyangan, sebaiknya pergi ke dokter untuk diperiksaBiasanya, diagnosa bisa didapat jika melihat gejala-gejala lain yang menyertainya.

Beberapa diagnosa yang biasanya para ahli medis bicarakan terkait anyang-anyangan adalah infeksi saluran kemih (ISK), diabetes, sindrom nyeri kandung kemih, masalah saraf, hamil, dan kanker. Namun, anyang-anyangan kerap erat kaitannya dengan infeksi saluran kemih, mengingat gejala awal dari penyakit tersebut adalah rasa kebelet yang tak henti.

Are you still with me? Alright.

Infeksi saluran kemih adalah peradangan yang terjadi pada sistem kemih, yang melingkup ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra. Penyebabnya serangan bakteri, virus, atau jamur. Tapi, 80% kasus infeksi saluran kemih diketahui biangnya adalah bakteri Escherichia coli (E. coli). Selain anyang-anyangan, gejala lain yang ditemukan jika mengalami infeksi saluran kemih adalah rasa sakit buang air kecil, nyeri pada tulang kelamin atau panggul, demam, dan mual.

Situs Alodokter.com bilang, E. coli bisa masuk melalui saluran kemih saat organ kelamin dibersihkan secara kurang baik usai buang air. Mungkin dari tisu toilet atau air yang dipakai. And the creepiest fact is: infeksi saluran kemih lebih sering terjadi pada perempuan. Ini gara-gara anatomi tubuh perempuan yang uretranya terletak cukup dekat dengan anus dan kandung kemih, sehingga rentan banget.

Sudah terbukti juga dari penelitian para ahli yang mendapati bahwa lima dari 10 perempuan pernah mengalami infeksi saluran kemih. Infeksi saluran kemih memang tak hanya berpotensi menimpa ibu hamil, tapi juga perempuan secara keseluruhan, termasuk anak-anak. Ini artinya, anyang-anyangan pada perempuan nggak bisa diremehkan karena menyimpan risiko infeksi berbahaya.

VTDG2853[1].JPG

Natural Remedies That Really Work

Now we know that the constant urge to pee definitely cannot be underestimated, karena berisiko menjadi gejala awal infeksi saluran kemih. Jadi, penting untuk melakukan penanganan dan pencegahan terhadap anyang-anyangan. Saya tahu banget gimana nggak nyaman dan sakitnya saat anyang-anyangan. Jika sudah begitu, rasanya ingin sekali melakukan sesuatu untuk segera menanganinya. Ada beberapa cara mencegah anyang-anyangan yang saya temukan di internet, yang katanya juga bisa untuk menangani secara alami, mudah, dan cepat...

anyang-anyangan.jpg

Minum Banyak Air

Banyak orang yang mengalami anyang-anyangan malah menghindari banyak minum untuk menghindari rasa sakit buang air kecil. Padahal, banyak minum air mineral justru membersihkan tubuh dari bakteri penyebab anyang-anyangan, lho.

anyang-anyangan (2), ruthvcp.jpg

Makan Timun

Nggak cuma minum air, anyang-anyangan juga akan lebih cepat membaik jika penderita 'memakan' air. Maksudnya, mengonsumsi makanan sehat yang mengandung air, seperti timun, yang memiliki kandungan air tinggi.

anyang-anyangan (5), ruthvcp.jpg

Konsumsi Cranberry

Menurut penelitian, cranberry memiliki kandungan gizi yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri penyebab anyang-anyangan dan infeksi di saluran kemih, termasuk E. coli. Mengonsumsi ekstrak cranberry juga menyeimbangkan tingkat pH.

anyang-anyangan (4), ruthvcp.jpg

Hindari Penyebab Infeksi

Jika sedang anyang-anyangan, ada baiknya menghindari makanan atau minuman yang bikin saluran kemih makin menderita, seperti makanan dan minuman mengandung kafein, soda, alkohol, nikotin, dan pemanis buatan.

anyang-anyangan (3), ruthvcp.jpg

Konsumsi Vitamin C

Mungkin ini tidak secara langsung berdampak pada rasa tidak nyaman yang ditimbulkan oleh anyang-anyangan. Namun, mengonsumsi vitamin C dapat meningkatkan asam pada urin, sehingga bakteri yang menyerang saluran kemih sulit berkembang.


How I Get Rid of the Frequent Urge to Pee Naturally

Setelah tahu soal risiko di baliknya, saat anyang-anyangan menyerang, saya memilih untuk menanganinya secara alami. Karena ini, kan, urusan saluran kemih, ya. Takutnya kalau salah makan atau minum, malah jadi makin bermasalah. Jadi saya pilih cara yang mudah tapi memang ngaruh untuk meredakan anyang-anyangan. Dari beberapa tips di atas, yang saya ikuti adalah minum banyak air, makan timun, dan mengonsumsi minuman ekstrak cranberry.

Favorit saya adalah yang terakhir, karena paling enak tapi praktis. Jangan bayangin harus ribet cari buahnya di toko buah, dibuat jus, dan atur rasanya agar tidak terlalu asam, ya. Soalnya, saya minumnya ekstrak cranberry Prive Uri-cran dari Combiphar.

Kenapa harus Uri-cran, sih? Kalau mau menghambat pertumbuhan bakteri dalam tubuh, kenapa nggak minum antibiotik aja? Well, here's the thing. Antibiotik memang ampuh mematikan bakteri dalam tubuh, tapi yang ditumpas itu semua bakteri, lho. Padahal, kan, ada bakteri yang memang baik dan dibutuhkan tubuh, alias probiotik. Antibiotik juga tidak dianjurkan untuk diminum oleh ibu hamil dan harus diminum teratur untuk mendapatkan efeknya. Mendingan Uri-cran, yang mengandung probiotik, boleh diminum ibu hamil, dan bisa diminum kapan saja. No fuss at all!

Uri-cran sebenarnya hadir dalam dua tipe produk, yaitu minuman serbuk dan obat kapsul. Tapi saya lebih suka minuman serbuknya, karena lebih enak. Untuk anyang-anyangan dan masalah-masalah lain pada sistem kemih, 375 mg ekstrak alami cranberry dalam Uri-cran sudah efektif mencegah dan menangani. Uri-cran juga bisa jadi solusi untuk mengatasi susah buang air kecil, lho.

Dikonsumsi 1-2 bungkus per hari saja, Uri-cran bakal bekerja baik dalam menjauhkan tubuh dari bakteri penyebab anyang-anyangan dan risiko infeksi saluran kemih. Tinggal dicampur ke dalam gelas berisi air, aduk, lalu minum. Nggak usah tambah pemanis sudah wangi dan enak. Tips agar minuman ekstrak cranberry Uri-cran-mu lebih enak lagi: pakai air dingin atau tambah es batu. You're welcome.

UIIX7188[1].JPG
JRBK8254[1].JPG

Do you ever experience having frequent urge to pee?


This post is a submission for a blog competition by Uri-cran, under the theme 'Risiko Anyang-anyangan bagi kesehatan wanita dan bagaimana Prive Uri-cran menjadi solusi alami untuk mencegah Anyang-anyangan'. However, the opinion written is genuinely mine.

Sign-up to my bi-weekly newsletter (coming soon!) here, or follow me via Bloglovin here.